Kapolda Malut Hadiri Pelatihan Penguatan UMKM di Era Digital


HUMAS POLDA MALUT - Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si menghadiri kegiatan pelatihan bertajuk “Penguatan Kapasitas UMKM Maluku Utara di Era Digital” yang digelar pada Senin (20/4/2026) di Ballroom Sahid Bella Hotel Ternate. 


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah perkembangan teknologi digital.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kasilog Kasrem 152/Baabullah, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait. 


Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menekankan bahwa momentum peringatan Hari Kartini perlu dimaknai sebagai dorongan untuk menumbuhkan keberanian menghadapi perubahan. 


Ia mengingatkan bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini telah membuka akses bagi perempuan untuk memperoleh pendidikan dan menentukan masa depan secara mandiri.


Menurut Sherly, ruang bagi perempuan saat ini semakin terbuka lebar. Oleh karena itu, perempuan diharapkan mampu memanfaatkan peluang tersebut melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata, khususnya dalam pembangunan ekonomi daerah.


Ia menilai tema pelatihan yang mengangkat pemberdayaan perempuan dan UMKM sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini. Penguatan kapasitas dinilai menjadi kunci agar pelaku usaha, khususnya perempuan, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.


Lebih lanjut, Sherly menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi lebih dari 60 persen. Di Maluku Utara, peran perempuan dinilai sangat dominan dalam menopang sektor tersebut.


Karena itu, peningkatan kapasitas melalui pelatihan menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah bersama Bank Indonesia berupaya membuka wawasan dan meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya secara lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Hal ini penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.


Selain itu, pelatihan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring antar pelaku usaha serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha dinilai penting dalam menciptakan ekosistem UMKM yang berkelanjutan.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Maluku Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama