
Humas Polres Pulau Taliabu – Sebagai upaya menjaga
situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa
Balohang, Kecamatan Lede, Briptu Hardian H. Idu, melaksanakan kegiatan mediasi
sengketa tapal batas kebun yang melibatkan dua warga, bertempat di Kantor Desa
Balohang, pada Sabtu (1/8/2026)
Kegiatan mediasi tersebut turut dihadiri Kepala Desa
Balohang, Ketua BPD, serta aparat desa sebagai bentuk sinergi dalam
menyelesaikan persoalan masyarakat melalui jalur musyawarah dan mufakat.
Permasalahan bermula dari adanya perbedaan pendapat mengenai
batas kepemilikan kebun antara La Juma, warga Desa Langganu, Kecamatan Lede,
dengan Hi La Ode Ma'asa, seorang petani yang berdomisili di Wangi-Wangi,
Kabupaten Wakatobi.
Dalam mediasi dijelaskan bahwa pihak kedua mengklaim batas
kebunnya berada dari pohon beringin lurus menuju alur, sedangkan menurut pihak
pertama batas kebun seharusnya ditarik dari pohon beringin lurus menuju pohon
durian. Perbedaan persepsi tersebut kemudian dilaporkan ke Pemerintah Desa
Balohang untuk difasilitasi penyelesaiannya.
Setelah melalui proses mediasi yang berlangsung secara
terbuka dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan
damai. Sebagai solusi, Maku, selaku pemilik awal lahan sebelum dijual kepada Hi
La Ode Ma'asa, mengambil inisiatif untuk melakukan pemasangan kembali tapal
batas dengan sistem pematokan agar batas kepemilikan lahan menjadi jelas dan
tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Briptu Hardian H. Idu menyampaikan bahwa penyelesaian
permasalahan melalui mediasi merupakan langkah yang efektif dalam menjaga
keharmonisan masyarakat serta mencegah potensi konflik yang lebih besar.
"Kami mengimbau masyarakat agar setiap persoalan,
khususnya yang berkaitan dengan batas lahan atau kebun, diselesaikan melalui
musyawarah dengan melibatkan pemerintah desa maupun Bhabinkamtibmas sehingga
tercipta penyelesaian yang adil, damai, dan tidak berkembang menjadi gangguan
Kamtibmas," ujarnya.
Melalui kegiatan problem solving seperti ini, Polri terus
menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat
dengan mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan setiap persoalan di
tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan
kondusif, serta diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri, pemerintah
desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan
Lede.

Posting Komentar