![]() |
Jembatan yang diberi nama "Merah Putih" ini yang menghubungkan antara desa Wayo dan desa Bobong kini resmi digunakan oleh masyarakat. Rampungnya pembangunan jembatan tersebut disambut antusias warga karena menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas, perekonomian, serta aktivitas sosial antar desa. 29/01/26
Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi, S.I.K.,M.H
menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam
pembangunan jembatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, anggota Polres
Pulau Taliabu, Brimob Kompi 4 Yon C, Sat Pol PP hingga masyarakat yang turut bergotong royong
sejak awal pengerjaan.
“Saya ucapakan termikasih kepada Pemda Pulau Taliabu, para
tokoh masyarakat, para pelaku usaha Galian C yang telah berkontribusi dalam
pembangunan jembatan Merah Putih serta yang sangat saya banggakan personel
Polres Pulau Taliabu, Personel Brimob Kompi 4 Yon C Pulau Taliabu dan Sat Pol
PP Pemda Pulau Taliabu, yang menyumbangkan segala tenaga untuk pembangunan
jembatan merah putih” kata Kapolres
![]() |
“Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 300 ribu unit
jembatan, program ini bertujuan untuk membuka akses yang aman dan layak bagi
masyarakat terutama menunjang pendidikan dan pergerakan ekonomi” tuturnya
Selain program satgas tersebut, Kementrian Pekerjaan Umum,
juga melanjutkan pembanguan 63 unit jembatan gantung di sejumlah wilayah
indonesia. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan sekedar
proyek fisik melainkan bagian dari strategi negara untuk mengahdirkan keadlian
pembangunan di pelosok wilayah.
“Harapan kami dengan adanya jembatan ini bisa membantu untuk
mempermudah akses masyarakat serta bisa menjadi contoh di wilayah Kabupaten
lain. Dengan rasa hormat dan bangga saya mewakili bapak Kapolda Maluku Utara,
menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada jajaran Pemda,
rekan-rekan para pelaku usaha yang telah mensuport dan masyarakat” tutup
Kapolres
![]() |
Awalnya saya berfikir bahan apa yang harus kita siapkan
untuk pembuatan jembatan ini. Namun ketika kita berkoordinasi maka bahan yang
akan kita gunakan yaitu kayu maka saya pastikan pembuatan jembatan dapat di
selesaikan dalam jangka waktu yang cepat.
“ Saya ingin sampaikan bahwa sebelum kita melakukan
pekerjaan jemabatan, kita meninjau lokasi mana yang layak untuk di bangun,
selanjutnya setelah di tinjau maka lokasi di dusun mangrove desa wayo yang di
bangun jembatan dikarenakan akses untuk anak anak sekolah maupun masyarakat
sangat sulit dilewati” kata La Ode Yasir
Dalam pengerjaan ini tidak ada hanbatan, sehingga proses
pembangunan jembatan dapat berjalan dengan lancar, saya ucapkan terimakasih
kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, terkhususnya Polres Pulau Taliabu
dan jajaran yang telah membantu. masyarakat kabupaten Pulau Taliabu.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan
faktor keselamatan saat melintasi jembatan, terutama bagi pengendara roda dua
maupun kendaraan bermuatan berat, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat
merusak konstruksi jembatan.
Dengan beroperasinya jembatan penghubung Desa Wayo–Bobong
ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin meningkat, akses
pendidikan dan kesehatan menjadi lebih mudah, serta terciptanya situasi
kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.
Polres Pulau Taliabu menegaskan komitmennya untuk terus
mendukung program pembangunan daerah serta hadir di tengah masyarakat guna
memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik.



.jpeg)
Posting Komentar